Antisipasi Libur Panjang 2020, Kai Daop 7 Perketat Protokol Kesehatan
JOMBANG, – PT KAI Daop 7 Madiun memprediksi ada kelonjakan jumlah penumpang kereta api pada libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Libur panjang tahun ini mulai tanggal 28 Oktober-1 November 2020.
Untuk mengantisipasi klaster gres penyebaran COVID-19, PT KAI juga mengharuskan para pelanggan yang akan naik Kereta Api mematuhi protokol kesehatan. Calon penumpang kereta diwajibkan menawarkan surat hasil tapid test, PCR/Swab test.
Masyarakat juga diimbau menunda perjalanannya bila mereka dalam kondisu kurang sehat.
“Kami imbau para penumpamg KA mematuhi protokol kesehatan, selain haisl rapid test atau swab test, juga bisa surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Puskesmas maupun Rumah Sakit. Sehingga bagi penduduk yang merasa kurang yummy tubuh, atau sedang sakit, diimbau agar menunda perjalanannya terlebih dahulu,” tutur manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Rabu (21/10/2020).
Ixfan juga menjelaskan, di beberapa stasiun, pihaknya juga menyediakan layanan rapid test dengan harga cukup terjangkau.
“Kami sediakan layanan tes rapid di beberapa stasiun dengan harga ekonomis, yaitu cukup Rp. 85 ribu, sekali periksa. Adapun stasiun-stasiun yang terdapat fasilitas layanan rapid tes yakni, Stasiun Madiun, Stasiun Jombang, Stasiun Blitar dan Stasiun Kertosono,” terangnya.
Protokol kesehatan yang dipraktekkan sangat ketat di kereta api diberlakukan mulai dari konsumen tiba ke stasiun, dikala di dalam kereta, hingga tiba di stasiun tujuan. Kata Ixfan, hal ini untuk meningkatkan iman masyarakat bahwa perjalanan dengan kereta api, selain nyaman dan aman, juga terjamin kebersihan dan kesehatannya.
“Juga untuk menurunkan resiko terjadinya penularan penyakit berbahaya,” lanjutnya.
Sementara, ada sebanyak 26 perjalanan kereta api jarak jauh dan menengah semua tujuan yang berangkat atau melintas di daerah daop 7 Madiun selama libur panjang atau lobg weekend mendatang. Sedangkan total tempat duduk yang tersedia sebanyak 43.600 seat mencakup kelas eksekutif dan eknonomi.
“Untuk kelas direktur 12.894 seat dan kelas ekonomi sebanyak 30.712 seat. Sampai saat ini, saat rilis ini dibentuk sisa seat yang tersedia secara keseluruhan masih 75 % dari kapasitas seat tersedia. Kelas Ekskutif + Luxury 25 %, Bisnis + Ekonomi 50 % dari total seat tersedia,” tandas Ixfan.
“Tiket kereta untuk jarak jauh dan menengah pada long weekend (libur panjang) telah dapat dipesan hari ini Selasa (20/10/2020) kemarin, keberangkatan sampai anggal, 1 Nopember 2020 dan 2 Nopember 2020 (khusus KA Argo Wilis),” pungkasnya.

Ingat Pesan Ibu
#ingatpesanibu #ubahlaku