-->

Masyarakat Pers Apresiasi Pemerintah Atas Vaksinasi Wartawan

JAKARTA, –Kalangan masyarakat pers Indonesia memberikan terima kasih dan memperlihatkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah atas upaya pertolongan vaksin terhadap para wartawan Indonesia dari berbagai macam organisasi media massa di tanah air.


Kalangan masyarakat pers yang berisikan Dewan Pers, PWI, Forum Pemred, IJTI, SPS, AMSI, SMSI, PRSSNI, ATVSI, ATVLI, PFI, dalam siaran pers yang diterima Minggu (21/3/2021) menyampaikan, bantuan suntikan vaksin diperlukan oleh alasannya adalah wartawan ialah satu dari beberapa profesi yang tetap bekerja di lapangan pada periode pandemi ini.


Industri pers juga termasuk jenis industri yang tidak mampu hibernasi meski situasi segenting apapun, dan malah harus bekerja lebih keras, oleh alasannya adalah publik membutuhkan informasi yang akurat dan memadai dalam menghadapi kesusahan pada abad pandemi ini.


Informasi yang akurat dan memadai itu, juga dibutuhkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, dalam menentukan dan menyusun kebijakan, termasuk kebijakan yang terkait dengan aneka macam upaya menekan laju penyebaran virus COVID-19.


Proses vaksinasi terhadap para wartawan ini digelar dalam beberapa tahap. Tahap pertama berlangsung pada tanggal 25-27 Februari 2021, di Hall Basket Ball Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.


Presiden Joko Widodo, bareng Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Ketua Dewan Pers (DP) Mohammad Nuh, serta pimpinan asosiasi profesi dan industri pers, ikut menghadiri program pembukaan proses vaksinasi ini.


Pada tahap pertama ini sekitar 5500 wartawan yang didaftarkan selaku akseptor vaksin. Dari jumlah itu, yang tiba dan menerima suntikan dosis pertama sejumlah 5200 orang, sedang sisanya berhalangan. Kemudian yang datang pada suntikan takaran kedua tanggal 16-17 Maret sejumlah 5025 wartawan.


Beberapa orang yang tidak tiba pada suntikan dosis kedua itu, mengikuti vaksinasi kedua di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), ada yang berhalangan, dan beberapa wartawan senior mengikuti jadwal yang sudah diatur secara khusus.


Proses vaksinasi takaran kedua itu juga berjalan di Hall Basket Ball Gelora Bung Karno (GBK). Dan dengan jumlah wartawan yang divaksin sebanyak itu, dari laporan setiap perkumpulan diketahui nyaris tidak ada efek samping yang serius bagi para akseptor vaksin. Prosesnya juga berjalan aman.


Antrean tertib, proses pelayanan yang ramah memberi rasa tenteram, dan untuk itu semua kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika, para tenaga kesehatan yang ikut bersusah payah serta para panitia atas terselenggaranya suntikan vaksin ini.


Selain digelar di Gelora Bung Karno (GBK), proses vaksinasi terhadap para wartawan juga akan digelar di Balaikota, berafiliasi dengan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah Khusus Ibukota (Pemerintah Daerah DKI). Sekitar 4000 an wartawan dari banyak sekali asosiasi akan menerima suntikan pertama yang dijadwalkan akan mulai digelar pada pekan keempat Maret 2021.


Kami sungguh berterima kasih terhadap Dinkes DKI atas segala upaya baik ini, dan atas terselenggaranya proses vaksin tahap kedua ini. Ucapan terima kasih dan apresiasi yang serupa kami sampaikan terhadap pemerintah daerah yang sudah menolong para wartawan mengikuti proses vaksinasi.


Memang masih banyak wartawan yang oleh alasannya adalah tuntutan pekerjaan masih turun ke lapangan serta belum mendapatkan vaksin, dan untuk mereka kami masih mencari jalan keluar biar mampu secepatnya mendapatkan suntikan vaksin.


Kita semua pasti sungguh berharap biar dengan vaksinasi ini tingkat penyebaran COVID-19 mampu ditekan hingga zero, semua kita mampu beraktivitas kembali dan ekonomi kembali pulih.


“Kami mengimbau kepada para pekerja media, baik yang belum menerima suntikan vaksin maupun yang sudah menerima vaksin, untuk tetap patuh pada protokol kesehatan dalam melakukan pekerjaan jurnalistik. Tetaplah menggunakan masker, tekun mencuci tangan, tetap jaga jarak, dan menyingkir dari kerumunan,” imbau penduduk pers dalam rilisnya.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel